Angin halus samar menghampiri Hiruk pikuk suara tenggelam perlahan, seperti sepi yang kurasa dingin mulai mengrogoti tubuh, Kembali kuingat, apalagi kalau bukan kenagan itu Lagi, lagi dan lagi Kenangan bersama yang ingin kulupa Sungguh aku sudah lupa bila saja malam itu tak datang lagi Sungguh, bukan kenangan pahit yang Sulit kulupa tapi kenangan-kenangan yang saat kuingat membuatku terkaadang lupa rasa benci itu Ya kenangan indah kenangan yang memunculkan tanya yang tak sedikit, mungkin semua Yang pernah kita lewati itu tidak berarti