Beberapa waktu yang lalu saya membaca status teman saya mengenai "Turunkan uang panaik" yang membuat saya tersenyum geli. Uang panaik merupakan mahar yang berupa uang yang dibawa oleh keluarga laki-laki ke mempelai perempuan dalam budaya Bugis. Meski begitu, dalam budaya kami orang Toraja, juga masih berlaku hal seperti itu. Bagaimana pun, kadang uang panaik merupakan salah satu tanda status sosial masyarakat & juga yang menjadi tolak ukur seorang laki-laki sudah mapan atau belum untuk meminang seorang gadis. Makin berkualitas anak gadis, makin tinggi pula uang panaiknya. Sayangnya, sudah banyak kasus ketika kedua insan saling mencintai tapi gagal ke pelaminan atau berhasil naik ke pelaminan namun memiliki masalah yang cukup berarti di belakang karena masalah uang panaik. Sehingga secara pribadi, dalam keluarga saya sudah mengatur strategi bagaimana agar masalah itu tidak mempermalukan keluarga kedua belah pihak. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan: 1. Meskipun pacaran ...