Aku langsung masuk ke kamar dengan hati yang berkeping, ku buka lebar-lebar jendelaku perlahan hembusan angin malam memainkan rambutku lembut, aku berusaha mendinginkan pikiran dan otakku atas apa uang baru saja aku lihat. Sepertinya malam sudah sangat larut, hanya suara jangkrik ( dan tentunya remukan hatiku ) yang ku dengar sekarang, Aku membuang badanku ke kasur berharap jika aku bangun nanti, aku sudah melupakan segalanya, iya segalanya. Capai bercampur kantuk sudah tidak dapat ku tahan, yang aku ingat sebelum aku tertidur mulut ini berucap ".. im givin up on you .." ** " Sar.. Dengerin penjelasan gue dulu dong, kemarin gue cuma nganterin Nala doang kok.."jelas malvin sambil mengejarku Aku mendengus kesal Aku baru saja tiba di kampus dan harus berurusan dengannya lagi " ohya Sambil pegangan tangan dan peluk-pelukan gitu, romantis banget.."...ucapku santai sambil mempercepat langkahku menuju kelas " Sar...please .."mohon malvin ...