Tentang arah lagi lagi, hilang arah. atau dari awal sudah salah arah, bahkan mungkin tak punya arah, miris. bisa juga mungkin energi yang dipunya sudah habis tak tersisa sedikitpun, karena awalnya, begitu membara untuk terlihat menjadi kaum yang tergesa daripada terlena, hingga pada akhirnya tak sanggup sirami ekspektasi seluas gurun. terlalu hobi adu pikiran sama diri sendiri. setelah sakit yang di rasa, bukankah terlalu mudah menenggelamkan " mimpi-mimpi" yang membawamu terbang sampai kesini. ayo bangkitlah, pilu ini jadikan bahan untukmu terbang lebih tinggi lagi, lebihkan usahamu, turunkan ekpektasimu. dengan tanganmu, bantu cari lagi arahmu itu yang tersesat. ingat, ada senyum-senyum bahagia yang kau ingin rekahkan. luruskan niatmu, sadar tidak, jika mereka yang telah menghambat langkahmu, memecah menjadi kerikil-kerikil ketidakpuasan yang selalu kamu rasakan, amarah yang tidak tau berlabuh kemana, syukur yang lemah, semangat yang rapuh. dengan tanganmu, mari kubantu b...
Time flies. Fast. 11 Januari datang lagi. I am 24 now! Hidup emang nggak main-main berlalunya, selangkah lagi gue akan seperempat abad. Yun, yakin masih muda ? Hihi. Well, untuk segalanya yang telah gue lalui sampai hari ini satu kata sih ALHAMDULILLAH YA ALLAH masih memberikan hamba iman, kesehatan, rezeki dan kebahagiaan. Diumur yang sekarang, banyak banget sih yang berubah terutama sisi personality, salah satunya gue yang sekarang lebih bisa meminimalisir rasa kecewa dan ingin mengeluh dengan apa yang terjadi di hidup gue, kayak lebih menerima takdir gitu. Hihi, karena sekarang i realize something, there are things we can’t control, accept that fact. Lebih bisa menerima fakta kalau hidup itu nggak berjalan beriringan buat semua orang. Example, Orang-orang menikah di umur yang tepat, mungkin kita nggak (uhuk). Dua Puluh Empat. Gue menebak-nebak apa yang sudah gue lakukan dalam hidup. Mencoba mengecek kembali wish list yang pernah gue buat dalam kepala, dan memeriks...