Skip to main content

LANTUNKAN SAJA.






Ketika hati dilanda rasa
Ketika rasa tak mampu mengungkap kata
mampukah kita menghampiri rasa yang membisu?
atau bahkan menenggelamkannya tanpa aba-aba

Langit abu abu, rintik dan kabut, semua disembunyikan senda
sementara di dalam sana menggema kutukan diri

Wahai hati yang dilanda rasa,
hempaskan saja tameng itu
mengurung rasa membuat luka.

lantunkan saja,
nada indah dan buruk itu,
agar putih langitmu tanpa hujan yang membendung.



Comments

My Popular Post !

Dulu, ada.

Awan gelap Menyelimuti indahnya mentari Butiran air dari langit mulai berjatuhan Deras, makin deras... Dingin perlahan menerobos tulang Khayalan mulai menerawang jauh Dulu, Ada sebuah hati yang kuat Hati yang tetap lelap oleh pekatnya malam Hati yang  tegar oleh Jalan-jalan yang sunyi Hati yang tidak goyah dari sekedar kesepian Hati yang tidak peduli oleh cuitan ratusan manusia. Ya, kembali teringat dulu, ada.