Skip to main content

Apa itu DIY?


Tentu teman-teman pernah dan sering mendengar kata DIY kan? Karena ini merupakan blog crafting, maka yang saya bahas tentu bukanlah Daerah Istimewa Yogyakarta. DIY yang saya maksudkan ini adalah kepanjangan dari do it yourself.
 Sesuai kepanjangannya yang berasal dari bahasa Inggris, DIY atau do it yourself  jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia maka dapat berarti "lakukan sendiri". Atau dalam bahasa gaulnya berarti kerjain sendiri, bikin sendiri.





Apa itu DIY?
 Menurut sang ratu kamus alias Wikipedia Indonesia, ternyata DIY (do it yourself) dalam bahasa Indonesia ini disebut juga sebagai swakriya. Nah loh, saya koq baru dengar ya dengan istilah ini? Malahan saya lebih familiar istilah DIY daripada swakriya. *tutup muka pakai bantal >__<
 Jadi berdasarkan Wikipedia Indonesia, swakriya (dalam bahasa Inggris: DIY - do it yourself) adalah metode membangun, memodifikasi, atau memperbaiki sesuatu tanpa bantuan seorang ahli atau profesional. Penelitian akademik menggambarkan swakriya sebagai perilaku di mana "seorang individu terlibat bahan baku, semi-baku, dan bagian komponen untuk memproduksi, mengubah, atau menyusun ulang kepemilikan materi, termasuk yang diambil dari lingkungan alam (misalnya, lanskap)".
 Secara garis besarnya, DIY (do it yourself) ini berarti suatu kegiatan membuat, memperbaiki dan atau memodifikasi sesuatu yang dilakukan sendiri oleh seseorang tanpa memerlukan bantuan seorang yang ahli di bidangnya. Seperti misalnya, si Surtiani ingin mengikuti kontes fashion kucing, dan saat kontes berlangsung ia ingin kucing peliharaannya yang dinamakan Raisya mengenakan pakaian yang bagus dan lucu, lalu Surtiani mencoba untuk membuat sendiri pakain untuk si Raisya dengan bahan dan perlengkapan yang ia miliki tanpa harus pergi ke penjahit. Nah contoh cerita kegiatan Surtiani yang membuatkan baju untuk Raisya ini bisa disebut sebagai DIY. Akan tetapi kegiatan mandi sendiri, cuci piring sendiri serta cuci baju sendiri tidak dapat disebut sebagai DIY ya teman-teman. *nama dan kasus cerita ini hanyalah sekedar contoh semata, mohon maaf jika ada kesamaan dalam penulisan kisah atau nama :)
 Ternyata istilah ini sudah dikenal setidaknya sejak tahun 1912 dan mulai dipakai secara umum di negara Amerika Serikat sejak tahun 1950-an, terutama pada kegiatan perbaikan rumah dan pemeliharaan. Dan seiring perkembangan waktu, istilah ini semakin dikenal dan meluas di berbagai bidang khususnya dalam bidang seni kerajinan dan keterampilan atau crafting. Bahkan semakin banyak kita jumpai tutorial DIY yang berhubungan dengan crafting baik berupa blog maupun video.
Manfaat DIY
 DIY bukan hanya merupakan kegiatan iseng-iseng yang dilakukan hanya untuk sekedar mengisi waktu luang, Meskipun terlihat tidak praktis (dibandingkan dengan membeli), namun ada beberapa kelebihan yang bisa didapatkan dalam melakukan DIY ini yaitu :
 1. menambah kreatifitas
 2. menambah wawasan
 3. menghemat biaya
 4. barang yang dibuat unik / tidak pasaran
 5. mandiri
 6. perasaan puas dan bangga dengan hasil karya buatan sendiri
 Sekarang sudah tahu kan apa itu DIY beserta kelebihannya. Nah apakah kalian berminat untuk mencoba ber-DIY ria..? :)

Comments

My Popular Post !

JOMBLO : Pemilih atau kurang pergaulan ?

Haii guys. Come back to me, si imut ini lagi galau tau gak....πŸ˜… Taukan mayoritas orang galauitu gara-gara apa ? Ya exactly, because of percintaan . Binguung kok gue jomblo mulu yaa? Apa gue sejeleque itu ya? Entaahlah Kata orang penyebab orang jomblo itu cuma dua , ya seperti judul di atas.. Hm. Kira kira aku masuk yang mana ya ? Entahlah. Aku sih berteman sama sapa aja.. Pemilih? Yaiyalah kita milih ketika kita mo punya pacar gak mungkin kan orang gila dipertigaan mau gue jadiin pacar hehe ( becanda ya Allah) Gini yah yang soal milih pasti lah kita milih gak mungkin kan kita punya pacar hanya karna gak mau bergelar jomblo lagi? But here's the rule, Intinya gitu deh. Hehe Judulnya apaa yang dibahas apa. Maaf yaa mohon dimaklumin pemula ini😁 And i thing its okey to be jomblo.. Ayo mblo, mengheningkan cipta...

LANTUNKAN SAJA.

Ketika hati dilanda rasa Ketika rasa tak mampu mengungkap kata mampukah kita menghampiri rasa yang membisu? atau bahkan menenggelamkannya tanpa aba-aba Langit abu abu, rintik dan kabut, semua disembunyikan senda sementara di dalam sana menggema kutukan diri Wahai hati yang dilanda rasa, hempaskan saja tameng itu mengurung rasa membuat luka. lantunkan saja, nada indah dan buruk itu, agar putih langitmu tanpa hujan yang membendung.

Talking about CITA-CITA

Udah lama banget mikirin cita-cita, tapi masih bingung cita cita aku sendiri apa ya ?  dulu waktu masih kecil pengen jadi dokter ..... waktu masih Tk.  waktu  SMP pengen jadi Polwan .. karena sering lihat polwan-polwan cantik , Keren aja gitu .  waktu SMA gak pengen apa-apa, cuma pengen cepet ngelewatin masa masa UN yang bikin dag dig dug seeer..  waktu Kuliah, pengen cepet kerja. biar bisa ngumpulin uang sendiri, dan bisa beli barang apapun yang di suka.  tapi kehidupan seseorang tidak ada yang tau masa depannya, cemilang saat ini belum tentu gemilang nantinya.  sayup sekarang belum tentu suram nantinya.  hidup itu misteri, tapi kita sebagai manusia yang memegang kuncinya. ada saat dimana aku atau kamu yang lagi baca blog aku ini sedang diliputi was-was yang gak ada ujungnya.  mau cerita ke seseorang, tapi takut denger responnya. gak di ceritain gusar sendiri.  tenang-tenang, relax !  setiap manusia mempunyai kelebihan dan kekur...